Santri di Pakuhaji Peringati HSN

pantaunusantara.com KABUPATEN TANGERANG – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang bersama pemerintah Kecamatan Pakuhaji melaksanakan peringatan Hari Santri Nasional (HSN), Senin 22 Oktober 2018 berpusat di halaman kantor kecamatan.

Ketua MUI Kecamatan Pakuhaji, KH Hasan Basri kepada media mengatakan, peringatan HSN ini diharapkan dapat digunakan untuk mengenang dan meneladani perjuangan para ulama dan santri saat ikut dalam perjuangan demi merebut keutuhan NKRI.

“Semangat para pejuang tersebut sangat patut sekali kita teladani,” paparnya.

Ada sebanyak 60 pondok pesantren (Ponpes) yang tersebar di wilayah Kecamatan Pakuhaji ini. Pada peringatan Hari Santri Nasional ini patutlah berbangga karena diawal-awal perjuangan perebutan kemerdekaan ini dari tangan penjajah maka santri adalah pejuang garda terdepan dan mereka adalah orang-orang yang telah memperjuangkan dengan gigihnya belenggu dari penjajah pada saat itu.

Menilik catatan sejarah, ternyata tanggal tersebut memiliki kaitan langsung dengan peristiwa berdarah ketika bangsa Indonesia berjuang mempertahankankemerdekaannya,”ungkapnya.

Demikian halnya Reza Abdul Malik salah satu Tokoh Pemuda Pakuhaji yang juga Calon anggota DPD RI mengatakan, perhatian pemerintah Kecamatan Pakuhaji terhadap Ponpes yang ada khususnya di Pakuhaji telah cukup baik.

“Santri berperan sentral dan strategis dalam menjaga nilai-nilai Islam yang ramah, damai, dan menghargai keberagaman,” ungkapnya.

Dikatakannya, harus ada semangat bahwa santri bisa masuk dalam semua lini kehidupan bangsa untuk ikut mengawal gagasan para ulama pendahulu. Membangun santri yang menghargai keberagaman untuk membagkitkan peradaban bangsa menuju NKRI hebat.(fadil) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *