Kalong Wewe Grebek Agen Miras, 1103 Botol Disita

PantauNusantara.com KOTA TANGERANG – Dua hari berturut- turut Tim Kalong Wewe Gakumda Satpol PP menggerebek agen minuman keras (Miras) di Jl Perak Raya Cibodas Baru — samping GOR – Kecamatan Cibodas. Total Miras dari agen di Jl Perak Raya hasil penggerebekan Senin (22/10) sebanyak 213 botol dan hasil Selasa (23/10) berjumlah 647 botol.

“Dua hari berturut-turut Kalong Wewe menyita Miras dari agen di samping GOR Cibodas sebanyak 860 botol. Hari ini (Selasa 23/10) kami juga menindak penjual Miras di Jl Garuda No 19 RT 004 RW 02 Kelurahan Jurumudi Baru, Kecamatan Benda atas nama Fauzi. Di situ berhasil kami amankan 59 botol. Kemarin kami juga menindak di wilayah Neglasari sebanyak 146 botol Miras,” ungkap Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satuan Polisi Pamong Praja (Kabid Gakumda Satpol PP) Kota Tangerang, Kaonang SSos MM usai pelaksanaan penegakan Perda 7/2005, Selasa siang 23 Oktober 2018.

Dijelaskan Kaonang, total hasil penindakan selama dua hari berturut-turut Senin – Selasa sebanyak 1103 botol Miras berbagai merk. Jumlah itu rinciannya hasil penindakan Senin (22/10) 397 botol ditambah hasil Selasa (23/10) 706 botol.

Camat Cibodas, Gunawan Priahutama menjelaskan kawasan Jl Perak sudah berkali-kali di razia.

“Yang jelas kita tidak mentolelir ada penjualan Miras di wilayah Kecamatan cibodas,” tegas Gunawan Priahutama.

Ditanya mengenai tindakan apa yang akan diusulkan kepada Pemkot Tangerang terhadap kawasan Miras di Jl Perak, Camat Cibodas Gunawan Priahutama menegaskan pihaknya
akan berkoordinasikan dengan Kasatpol PP Kota Tangerang untuk mencari langkah hukum yang tepat.

Sementara itu Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kecamatan Cibodas, Ahmad Baijuri Basit mengapresiasi Tim Kalong Wewe Gakumda Satpol PP Kota Tangerang yang telah bekerja maksimal memberantas peredaran Miras di wilayah Kecamatan Cibodas.

Dikatakan Baijuri, sangat luar biasa berkat kerja keras Satpol PP Kota Tangerang, agen Miras di wilayah   Kecamatan Cibodas berhasil digrebek. Miras ini, sambung Baijuri sangat merusak generasi pemuda khusus wilayah Kecamatan Cibodas.

“Semoga ini menjadi efek jera untuk oknum penjual Miras yang ada di wilayah Kecamatan Cibodas. Kami tegaskan mereka agar menghindari penjualan barang-barang yang memang secara hukum ilegal,” ungkap mantan Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid (BKPRMI) Kecamatan Cibodas itu.

Baijuri minta Pemkot Tangerang agar lebih tegas dan giat dalam operasi penindakan terhadap penjual dan agen Miras yang menjadi sarang perusak generasi muda serta meresahkan masyarakat.

Menurut Baijuri, penyegelan perlu dilakukan terhadap mereka yang membangkang terhadap Perda 7/2005 ini untuk memberikan efek jera.***

• Ateng Sanusih | Muhammad Fadhilah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *