Gakumda Satpol PP Batalkan Pesta Halloween di Hotel

PantauNusantara KOTA TANGERANG – Pesta Halloween Night di Hotel Kyriad Airport Jakarta kawasan Neglasari dibatalkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang, Rabu siang 31 Oktober 2018. Pembatalan itu dilakukan karena pihak hotel sebagai penyelenggara tidak memiliki ijin dari Dinas Kebudayaan Pariwisata Kota Tangerang, Satpol PP Kota Tangerang dan Polres Metro Tangerang Kota.

Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (Kabid Gakumda) Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang SSos MM kepada PantauNusantara.com menjelaskan, pihaknya meminta untuk membatalkan kegiatan tersebut karena belum memliki ijin. Selain itu pesta tersebut tidak sesuai dengan motto Kota Tangerang Aklaqul Karimah. Pesta dengan busana horor ala makhluk menyeramkan itu kini banyak digemari para LGBT.

“Ini berpotensi menimbulkan kegaduhaan dari kelompok masyarakat yang tidak setuju kegiatan tersebut. Hal yang sama telah dilakukan di hotel Novotel dan kami bubarkan sebelum acara dimulai,” tegas Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang SSos MM.

Dijelaskan Kaonang, saat dilakukan inspeksi ke lokasi oleh Gakumda Satpol PP, pihak managemen hotel yakni Marcel (manager operasional) dan Zen (manager restoran) mengakui memang benar ada rencana pesta Halloween di hotel tersebut.

“Kami ke lokasi didampingi Kasi Penegakan dan Kasi Hubtarga. Di hotel Kyriad Airport Jakarta Kecamatan Neglasari kami bettemu managemen hotel. Hasil konfirmasi Gakumda Satpol PP, pesta Halloween tersebut memamg belum memiliki ijin dari instansi terkait,” jelas Kaonang.

Diterangkan Kaonang, setelah melakukan breafing dengan pimpinan utama hotel, akhirnya pihak hotel memutuskan siap membatalkan dan menurunkan seluruh aksesoris kegiatan yang telah terpasang digantikan makan malam biasa sambil memutar film horor.

“Kami sampaikan ke managemen hotel, ke depan bila mengadakan acara atau even dan mengundang banyak orang maka harap diurus rekomendasinya dari Dinas Pariwisata, Satpol PP maupun dari Polres Metro Tangerang Kota. Kami ucapan terimakasih atas kerelaan managemen membatalkan giat yang mengundang kontroversial dan berpotensi menimbulkan kegaduhan. Ke depan hotel sembagai mitra Pemkot Tangerang untuk membuat even yang senantiasa menjaga kondusifitas Kota Tangerang,” papar Kaonang.***

• Ateng Sanusih | Muhammad Fadhilah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *