Kalong Wewe Ciduk Pasangan Mesum di Alun-alun Ahmad Yani

PantauNusantara.com KOTA TANGERANG – Tengah asyik menikmati syahwat di podium Alun-alun Ahmad Yani, pasangan mesum ini diciduk Kalong Wewe Gakumda, Sabtu dinihari 3 November 2018. Fur dan Puas, pasangan mesum — lelaki hidung belang dengan pekerja seks komersial (PSK) — ini tidak mengira perbuatannya itu bakal kepergok Kalong Wewe.

Ketika mereka tengah asyik masyuk di lapangan jantung Kota Tangerang itu, tiba-tiba tim Kalong Wewe datang melakukan operasi penyakit masyarakat dan penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Tangerang nomor 8 tahun 2005 tentang Pelarangan Pelacuran.

Sabtu dinihari itu, Tim Kalong Gakumda juga menciduk pasangan lelaki hidung belang dengan PSK yang sedang bercinta di pos bekas kampus di Jl Merdeka, Kota Tangerang.

“Selain di Alun-alun Ahmad Yani, ada pula PSK yang lagi bermesum ria dengan lelaki hidung belang di pos bekas kampus. Kami gedor pintunya dan pasangan tersebut selanjutnya dibawa ke Mako Satpol PP untuk didata,” ungkap Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satuan Polisi Pamong Praja (Kabid Gakumda Satpol PP) Kota Tangerang, Kaonang SSos MM.

Dijelaskan Kaonang, Tim Kalong Wewe Bidang Gakumda melakukan operasi penegakan Perda 8/2005 ini atas perintah pimpinan dan sesuai tugas pokok fungsi. Operasi dinihari itu menyisir sejumlah kawasan yang kerap dijadikan tempat mangkal para PSK dan Waria. Tim Kalong Wewe bergerak mulain dari Jalan Gatot Subroto terus menuju Jl Merdeka, Jl Otto Iskandar Dinata (Otista), Jl Dr Sitanala kemudian ke kawasan Alun-alun Ahmad Yani.

Operasi penyakit masyarakat (Pekat) dan penegakan Perda yang digelar Tim Kalong Wewe Gakumda Satpol PP Kota Tangerang ini menyertakan Kepala Seksi Hubungan Antar Lembaga (Kasi Hubtarga) Ahmad Payumi, Kasi Penegakan Tatang Sumantri, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) serta staf.

Operasi Pekat ini selain menjaring pasangan mesum, Kalong Wewe Gakumda juga menertibkan PSK, Waria dan anak jalanan (Anjal). Sebanyak tujuh orang pelanggar Perda berhasil dijaring Tim Kalong Wewe Gakumda Satpol PP Kota Tangerang.

“Empat orang yang terjaring operasi Pekat dan penegakan Perda ini selanjutnya diserahkan ke Dinas Sosial guna menjalani rehabilitasi. Sementara tiga pelaku mesum dipulangkan dengan membuat surat pernyataan bermeterai. Ada gejala baru di lapangan, diketemukan beberapa Waria menawarkan diri,” ungkap Kaonang.

Diterangkan Kaonang, Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang terus-menerus konsisten melakukan penegakan Perda khususnya nomor 08 tahun 2005. Penegakan secara intensif ini agar Kota Tangerang bersih PSK. Mereka — PSK — mangkal di jalan raya sangat merusak moral masyarakat dan citra Kota Aklaqul Karimah.***

• Ateng Sanusih | Yahya Suhada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *