Satpol PP Ajukan Penjual Miras ke Pengadilan, Hakim Jatuhkan Vonis Denda Rp2 Juta

PantauNusantara.com KOTA TANGERANG – Pengelola kafe Oak Barrel di kawasan Green Lake – Kecamatan Cipondoh, M Nasrul divonis bersalah oleh hakim Elly Listianawati melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Tangerang nomor 7 tahun 2005 tentang Pelarangan Pengedaran dan Penjualan Minuman Beralkohol.

Akibatnya ia diganjar hukuman denda sebanyak Rp2 juta serta semua minuman keras (Miras) milik kafe Oak Barrel dirampas untuk dimusnahkan. Hakim Elly Listianawati dalam persidangan menegaskan, agar Nasrul menyampaikan kepada pemilik kafe Oak Barrel bahwa ini adalah peringatan terakhir.

Selain M Nasrul, dalam sidang tindak pidana ringan (Tipiring) dengan jaksa penuntut Airlangga di Pengadilan Negeri Tangerang, Selasa 6 November 2018 ini juga menyidangkan Aan, pengelola toko Hanny di RT 01 RW 03 Kelurahan Neroktog Kecamatan Pinang. Aan oleh hakim dinyatakan bersalah menjual Miras tanpa ijin. Ia divonis denda Rp300 ribu. Sementara itu penjual Miras di Jl Otista Gerendeng, akan dilakukan penjemputan pada sidang Tipiring berikutnya, Kamis 9 November 2018.

Kedua penjual Miras itu diajukan ke Pengadilan Negeri Tangerang oleh Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satuan Polisi Pamong Praja (Bidgakumda Satpol PP) Kota Tangerang, karena terkena operasi tangkap tangan penegakan Perda 7/2005 Senin malam 5 November 2005.

Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (Kabid Gakumda) Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang SSos MM menjelaskan operasi penegakan ini atas perintah Kepala Satpol PP, Mumung Nurwana dan sesuai tugas pokok fungsi Bidang Gakumda.

“Kami ajukan ke pengadilan pengelola kafe Oak Barrel di kawasan Green Lake Kecamatan Cipondoh dan pengelola Toko Hanny di wilayah Neroktog Kecamatan Pinang. Mereka disidangkan oleh jaksa dan hakim atas pelanggaran Perda 7/2005,” jelas Kaonang.

Menurut sebuah sumber yang tidak bersedia disebutkan namanya, kafe itu dibekingi oleh oknum. Sumber itu menyebutkan sang beking adalah orang dekat petinggi di Kota Tangerang.***

• Ateng Sanusih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *