KSBB

KSBB Meriahkan Pawai Budaya Nusantara Kota Tangerang

<!– /* Font Definitions */ @font-face {font-family:Calibri; panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:””; margin-top:0cm; margin-right:0cm; margin-bottom:10.0pt; margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:”Calibri”,”sans-serif”; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-fareast-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-fareast-language:EN-US;} .MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-family:”Calibri”,”sans-serif”; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-fareast-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-fareast-language:EN-US;} .MsoPapDefault {mso-style-type:export-only; margin-bottom:10.0pt; line-height:115%;} @page WordSection1 {size:595.3pt 841.9pt; margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; mso-header-margin:35.4pt; mso-footer-margin:35.4pt; mso-paper-source:0;} div.WordSection1 {page:WordSection1;} –>

Pantaunusantara.com, TANGERANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI Perjuanagan), Hartoto, ikut serta menghadiri pagelaran Festival Budaya Nusantara ke-2 yang digelar oleh Pemerintah Kota Tangerang di lapangan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jalan Satria Sudirman. Minggu (11/11/2018)

Hartoto yang merupakan Pembina Komunitas Seni Budaya Betawi (KSBB) Kota Tangerang mengapresiasi Festival Budaya Nusantara Kota Tangerang. Pasalnya, pagelaran tersebut bagian dari melestarikan budaya nusantara agar tidak menjadi punah dan tergerus oleh budaya luar.

“Ini kegiatan bagus, harus disuport penuh. Karena saya cinta budaya lokal dan bertanggungjawab untuk melestarikan budaya betawi di Kota Tangerang,” ujar Hartoto, anggota komisi IV, DPRD Kota Tangerang

Komunitas Seni Budaya Betawi (KSBB) merupakan organisasi yang mewadahi dari beberapa sanggar dan aliran kesenian betawi. Di antaranya, silat Beksi, Seliwa, Pukul, Sikun, Jalan Enam Cingkrik dan lain-lain. Selain itu ada juga UKM KSBB yang bergelut dalam pembuatan ondel-ondel, minuman Bir Pletok dan kuliner betawi lainnya.

Sementara itu,, Camat Karang Tengah, Mat Robin mendukung penuh aktifitas KSBB yang aktif melestarikan kesenian dan kebudayaan betawi.

“Saya mendukung dan mensuport penuh kegiatan KSBB. Dari aktifitas tersebut, seni dan budaya betawi menjadi hidup dan generasi muda makin cinta untuk melestarikan kesenian betawi,” ujar Camat Karang Tengah, Mat Robin   

Dalam kesempatan tersebut, Hartoto membawa pasukan silat betawi dengan seragam serba hitam, yang terdiri dari generasi anak muda. Ia sendiri amat menikmati pertunjukan pagelaran budaya yang digelar Pemkot Tangerang.

“Saya menikmati pagelaran budaya nusantara ini, biar saya berdiri dan berpanas-panasan bersama peserta yang lain. Padahal telah disediakan bangku khusus VIP bersama Walikota Tangerang,” ucap Hartoto, yang juga aktif dalam kepengurusan DPD FORKABI Kota dan Kabupaten Tangerang

Lebih lanjut, Hartoto juga mengajak masyarakat Kota Tangerang untuk menjaga kebhinekaan dan kebudayaan Kota Tangerang yang menjadi miniatur dan pintu gerbangnya Indonesia.

Perlu diketahui, peserta budaya nusantara diikuti oleh 2.100 peserta dengan 51 rangkaian kelompok kirab pawai budaya dari berbagai wilayah di Indonesia.

Pawai Festival Budaya Nusantara 2018 melalui rute lapangan Ahmad Yani, Pintu Utara Lapangan (Masjid), Jalan Dewi Sartika dan berpusat di Puspem Kota Tangerang

Festival Budaya Nusantara Kota Tangerang digelar mulai dari tanggal 11-15 November 2018, akan menampilkan suguhan menarik diantaranya Tari Kolosal, Wayang Golek, Gambang Kromong, Barongsai & Liong, Wayang Orang Brata Yudha, Lenong Betawi, Calung, Light Dance, dan masih banyak lagi.