PN Jakarta Barat

Buruh Demo, Perusahaan Cabut Gugatan

Puluhan buruh melakukan unjuk rasa di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, di Jalan S. Parman Jakarta Barat. Para buruh yang berseragam merah-merah bertuliskan KASBI itu menyampaikan aspirasi secara bergantian tepat di depan pintu gerbang Pengadilan Negeri yang dikawal ketat oleh sejumlah aparat keamanan gabungan dari Polri, TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja.

Dalam orasi-orasinya, para buruh yang berunjuk rasa meminta kepada Ketua dan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat untuk menolak gugatan Perbuatan Melawan Hukum yang diajukan oleh PT. Sumber Bahagia Metalindo terhadap dua rekan mereka, yakni Burhanudin dan M. Nurdin.

Tidak dalam waktu yang lama, para buruh yang berunjuk rasa perwakilannya dipertemukan dengan pihak Pengadilan Negeri Jakarta Barat oleh pihak aparat keamanan.

Menurut keterangan salah satu peserta unjuk rasa yang turut serta menjadi perwakilan, menyatakan bahwa tindakan perusahaan yang menggugat Burhanudin dan M. Nurdin merupakan bentuk kesewenang-wenangan dan arogansi pengusaha serta tidak mencerminkan sifat kemanusiaan.

“Ini tidak berperikemanusiaan. Ibaratnya Burhanudin dan Nurdin bekerja kepada majikan untuk memperbaiki atap rumah namun terjatuh dan tertimpa tangga, lalu oleh majikan hendak ditimpa kembali dengan benda lainnya”,  tutur Ramlan kepada pantaunusantara.com

Ramlan menambahkan bahwa perkara gugatan perbuatan melawan hukum semacam ini telah terjadi beberapa kali di pengadilan negeri lainnya dan keseluruhannya ditolak.

 Agenda sidang mediasi antara Penggugat dengan Tergugat yang didampingi oleh kuasa hukumnya (PMA Law) pun berlangsung usai perwakilan buruh bertemu dengan pihak Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Sementara proses sidang mediasi berlangsung, pengunjuk rasa dan perwakilan buruh menunggu di luar pengadilan.

Dari informasi yang didapat oleh redaksi, mediasi berjalan alot dan terjadi deadlock (tidak ada kesepakatan) sehingga persidangan dilanjutkan kepada pemeriksaan pokok perkara, namun sebelum proses pemeriksaan pokok perkara berlangsung penggugat menyampaikan kepada Majelis Hakim mencabut gugatannya.

Penulis: Musri

Editor: Irman